Welcome

Welcome
(Good Guys Never Win)

Rabu, 09 November 2011

Mari Buat Biopori




Fenomena banjir telah menjadi sesuatu yang biasa terjadi di berbagai kota besar di Indonesia khususnya Jakarta. Saat musim penghujan, banjir kian datang hampir ke semua titik padat penduduk, namun tatkala musim kemarau datang, kekeringan pun akan menjadi masalah yang perlu disoroti.

Seorang peneliti dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Kamir Raziudin Brata, telah lama memperkenalkan teknologi Lubang Resapan Biopori sebagai alternatif mengatasi masalah banjir, kekeringan, dan sampah.

Lubang Resapan Biopori ini adalah pembentukan lubang di rongga tanah oleh organisme tanah, seperti cacing, rayap, dan semut, diman teknologi ini menjadi alternatif untuk penyerapan air hujan selain dengan sumur resapan. Dengan membuat Biopori keseimbangan alam akan terjaga, sampah organik yang sering menimbulkan bau tidak sedap dapat tertangani, disamping itu kita dapat menabung air untuk keperluan musim kemarau.

Pembuatan lubang resapan biopori terbilang murah dan mudah. Cukup dengan hanya melubangi tanah secara vertikal dengan alat (seharga sekitar Rp 200.000) sedalam kira-kira 1-2 m dengan diameter sekitar 10 cm, kemudian lubang diisi rumput, sampah organik rumah tangga, bibit cacing, dan semacamnya untuk menciptakan organisme hidup yang kelak menghasilkan pori-pori di dalam tanah.

Makin banyak bahan organik dimasukkan kian tinggi aktivitas organik yang dihasilkan, sehingga air yang meresap pun kian banyak. Biopori dapat dibuat di rumah yang halamannya terbatas, Bahkan bisa dilakukan di bangunan-bangunan modern yang halamannya telah di beton atau di semen. idealnya pembuatan Lubang Resapan Biopori di rumah adalah 1-3 lubang.

Penerapan Lubang Resapan Biopori saat ini masih belum maksimal dan perlu dukungan dari semua pihak baik Pemerintah maupun masyarakat. Dengan memaksimalkan teknologi ini diharapkan masalah banjir yang selalu berpasangan dengan kekeringan atau bahkan masalah sampah akan dapat diminimalisir dengan segera.

sumber: pedomannews.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar